Minggu, 08 September 2013

Protein Kedelai


Kedelai, atau kacang kedelai, adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu, dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur.

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910.
Hal yang sering tidak kita sadari adalah, protein kedelai memiliki manfaat yang sangat banyak sekali yang jarang diangkat oleh Dunia Kesehatan di Indonesia.

Kamis, 04 Juli 2013

3 Langkah Sederhana Agar Hidup Sehat

Gangguan kardiovaskular seperti jantung, disebut sebagai penyebab kematian terbesar di Indonesia. Menurut Dr. Pricillia Myrianda, SpJP, penyakit jantung ini muncul karena adanya penyumbatan dalam aliran darah. Selain itu juga penumpukan lemak atau aterosklerosis. 

Cara pencegahannya, tentu saja dengan menerapkan gaya hidup sehat di keseharian. Berikut tiga langkah sederhana namun penting yang dapat dilakukan:

Menu seimbang

Gaya hidup sehat bukan hanya menghindari rokok dan alkohol, atau juga istirahat cukup. Hidup sehat juga berkaitan dengan asupan seimbang untuk tubuh. Pricillia merekomendasikan Anda untuk melakukan diet seimbang harian, seperti:

Rabu, 03 Juli 2013

Sarapan Ideal Seperti Apa Sih?

Urusan perut, boleh jadi nomor satu. Kelezatan makanan juga sudah pasti dicari. Tapi ini soal kenyang atau enak. Dengan makan tiga kali sehari, Anda harus dapat menyeimbangkan nutrisi dan gizi untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Prof Ali Khomsan, Pakar Gizi dari Institut Pertanian Bogor mengatakan, tidak ada keharusan berapa ons daging yang harus dimakan setiap hari atau berapa banyak butir telur yang harus dikonsumsi.

Pada dasarnya, takaran makanan untuk tubuh tergantung dari kebutuhan tubuh masing-masing individu. Tergantung juga seberapa besar energi yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. "Dilihat, apa ada penyakit tertentu. Berat badannya berapa. Sesuaikan dengan itu," ujarnya.

Selasa, 02 Juli 2013

Sumber Makanan Penguat Jantung dan Tulang


Vitamin D yang bersumber dari sinar matahari, suplemen, atau makanan merupakan salah satu nutrisi terbaik untuk otak dan tubuh. Selain manfaat tersebut, vitamin D juga merupakan sumber gizi penting yang bertindak sebagai hormon. Fungsinya: meningkatkan metabolisme, menjaga kesehatan usus besar, menguatkan tulang dan jantung.

Mengonsumsi 400 - 4000 IU (international unit) vitamin D setiap hari, juga dapat membantu mengurangi depresi, memperbaiki sistem pencernaan, mencegah diabetes, epilepsi, asma dan sindrom kelelahan kronis.

Dilansir Allwomenstalk, berikut tujuh makanan yang dapat membantu mencukupi kebutuhan vitamin D dalam tubuh.

Ikan salmon
Salmon disebut sebagai sumber terbaik vitamin D. Di dalamnya mengandung lebih dari 1.000 IU vitamin D, yang berarti lebih dari 250 persen dari tingkat kebutuhan harian. Selain salmon, Anda dapat menemukan banyak vitamin D pada ikan herring, sarden, dan tuna 

Sabtu, 18 Mei 2013

5 Minggu Turun 9 Kg....Luar Biasa!

Assalamu'alaikum,

Alhamdulillah, ini salah satu dari sekian banyak bukti hidup bahwa SHAKE benar-benar memberi manfaat yang luar biasa.

Kebetulan foto ini adalah foto suami saya, yang sebelumnya memiliki berat 65 kg. Setelah kurang lebih mengkonsumsi SHAKE selama 5 minggu, berat badannya menjadi 56 kg, tambahannya migren hilang dan maag tidak kambuh lagi.

Hal ini terjadi karena di dalam SHAKE mengandung nutrisi herbal alami yang kaya akan serat, protein kedelai, gandum, 70% vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh. Sehingga dengan diet mengatur pola makan, konsumsi SHAKE dan olahraga, Bismillah.......foto ini berbicara :)


Sumber: Dok. pribadi


share             

Kamis, 16 Mei 2013

Kenali Hipertensi Dan Lakukan Perubahan Gaya Hidup Anda


Hipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. 

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder. Sekitar 90–95% kasus tergolong "hipertensi primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas. Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya (hipertensi sekunder).